Rektor UMS Dr. Sofyan Anif bersama Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Taufik Kasturi, dan PIC program Dr. Muhtadi melakukan kunjungan balasan ke provinsi Gunma, Jepang. Rombongan dari UMS di terima dg suana kekeluargaan di kantor Dirjen Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang. Pemerrintah Jepang mempersilahkan alumni keperawatan UMS untuk bekerja di rumah sakit-rumah sakit khusus lansia di provinsi Gunma pada khususnya dan seluruh Jepang pada umumnya. Rektor UMS beserta rombongan telah
mengunjungi bbrp RS lansia utk melihat lagsg kondisi RS yg dilengkapi sarpras lengkap dan serba modern serta mekanisme kerja para perawat di RS tsb.

Pihak pemerintah mengatakan provinsi Gunma adalah tempat yang indah dan nyaman. Dinas ketenaga kerjaan asing provinsi Gunma sangat welcome utk tenaga kerja keperawatan asal UMS khususnya dan indonesia umumnya utk bekerja di jepang

Usia harapan hidup di jepang rata2 83 tahun, shg byk penduduk lansia bahkan berusia lebih dari 90 tahun yg masih tetap aktif. Maka jepang skrg mengembangkan RS lansia yg membutuhkan perawatan sec khusus, perlu sentuhan perawat yg humanis, ramah dan murah senyum, untuk membantu dalam perawatan lansia. Diantara berbagai negara yg mengirimkan tenaga tetampilnya ke jepang seperti vietnam, pilipina, thailand, myanmar, tenaga kerja indonesia lebih disukai karena lebih ramah, murah senyum, dan rajin ibadah. Rajin ibadah memiliki pertimbangan tersendiri karena orang yg rajin beribadah itu punya nilai2 kejujuran, disiplin, dan profesional. Dengan berbagai pertimbangan tersebut, pemerintah jepang lbh merekomendasikan utk merekrut tenaga kerja dari Indonesia.

Sebagian besar tenaga kerja bidang keperawatan yg bekerja di rs jepang berjilbab dan disiplin sholat 5 waktu. Untuk perawat laki2 juga dipersilahkan sholat jumat, namun mrk harus mengganti waktu2 yg ditinggalkannya di waktu lain.

Disamping itu, rektor UMS minta kepada pemerintah jepang agar ke depan tdk saja kerja sama di bidang tenaga kerja keperawatan ttp tenaga kesehatan bidang lain, bahkan bidang2 diluar kesehatan, mis teknik, industri, psikologi, ekonomi , pendidikan, dll