15 Tim PKM UMS Lolos Pendanaan dan Insentif PKM 2026, Siap Melangkah Menuju PIMNAS

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2026. Sebanyak 15 tim PKM UMS berhasil lolos pendanaan dan insentif pada ajang PKM yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Capaian tersebut terdiri dari 12 tim PKM pendanaan dan 3 tim PKM insentif yang berasal dari berbagai program studi di lingkungan UMS. Informasi kelolosan tersebut diumumkan pada tahun 2026 dan menjadi kabar membahagiakan bagi sivitas akademika UMS, khususnya Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS yang terus mendorong mahasiswa untuk aktif berinovasi, berprestasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keberhasilan ini menunjukkan kualitas ide, kreativitas, serta kemampuan mahasiswa UMS dalam menyusun proposal inovatif yang mampu bersaing di tingkat nasional. Adapun tim yang lolos berasal dari berbagai skema PKM, mulai dari PKM-AI, PKM-GFT, PKM-K, PKM-KC, hingga PKM-PM. Pada skema PKM-AI, tim yang diketuai Eva Nisrina Oktaviasari dari Teknik Industri berhasil lolos dengan riset mengenai penurunan beban mental operator masakan-pemurnian di industri gula bersama dosen pendamping Ratnanto Fitriadi, S.T., M.T. Sementara pada PKM-GFT, terdapat dua tim yang lolos, yakni tim Naura Ayu Rafadani dari Arsitektur dengan gagasan revitalisasi pesisir Jakarta Utara serta tim Indriana Ristanti dari Teknik Sipil dengan inovasi Smart Hydrosphere untuk pemanfaatan air hujan di perkotaan tropis. Kedua tim tersebut didampingi oleh dosen yang kompeten di bidangnya sehingga mampu menghasilkan proposal unggulan yang visioner dan berkelanjutan.

Pada kategori PKM-K, mahasiswa UMS juga menunjukkan kreativitas produk inovatif melalui tim Putri Sanjita Alcha dari Pendidikan Biologi yang mengembangkan BioShield-Deo, yakni deodoran postbiotik berbasis metabolit Lactobacillus dan ekstrak daun sirih untuk menghambat patogen bau badan, serta tim Tri Astuti Rejeki Handayani dari Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang menghadirkan CitroGuard 3IN1 sebagai insektisida bioaktif berbahan alami untuk pencegahan DBD dan mendukung mental well-being. Selain itu, pada skema PKM-KC terdapat inovasi teknologi kesehatan dari tim Nico Dzaky Luthfan Saputra Teknik Kimia dengan sistem screening preventif tuberkulosis berbasis analisis multimodal, serta tim Daffa Satria Nugraha Teknik Elektro yang menciptakan alat pemusnah jarum suntik portabel terintegrasi monitoring IoT untuk fasilitas kesehatan. Inovasi-inovasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UMS mampu menjawab berbagai tantangan masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan teknologi yang aplikatif.

Tidak hanya pada bidang riset dan teknologi, mahasiswa UMS juga berhasil menunjukkan kepedulian sosial melalui skema PKM-PM. Tim Bima Satwika Qiyamulail dari Teknik Informatika menghadirkan inovasi smart body care sensorik digital untuk perlindungan diri tunagrahita terhadap risiko perilaku seksual, sedangkan tim Abqory Anis Subekti dari Teknik Industri mengembangkan sistem smart wicking dan vermikompos sebagai media terapi hortikultura bagi komunitas disabilitas mental. Tiga tim lainnya dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, yaitu tim Dwi Rahmawati, Umma Farida Bazaar, dan Ela Fitriana, juga berhasil lolos melalui program pemberdayaan dan edukasi bagi siswa SLB maupun rumah yatim dengan pendekatan kreatif berbasis pengalaman, konstruktivisme, multisensori, hingga augmented reality. Seluruh program tersebut mendapat pendampingan dari dosen-dosen UMS yang turut berperan aktif dalam mengarahkan mahasiswa agar mampu menghasilkan program yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa tersebut dan berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi. Keberhasilan 15 tim PKM UMS ini tidak hanya menjadi kebanggaan universitas, tetapi juga menjadi langkah awal menuju ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026. Dengan semangat “Bergerak, Berprestasi, Berdampak”, UMS terus berkomitmen mendukung pengembangan talenta inovasi mahasiswa melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, dan penguatan kompetensi agar mahasiswa mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Berikut ini untuk list nama anggota TIM PKM UMS yang lolos pendanaan:

Download SK Pendanaan PKM Tahun 2026 disini: