Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui program Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) menyelenggarakan kegiatan mentoring bagi penerima beasiswa BCB dengan tema “Keterampilan Kolaborasi & Teamwork” pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh awardee BCB Angkatan 6 (2024) dan Angkatan 7 (2025).

Kegiatan mentoring diawali dengan penayangan video Beasiswa Cendekia Baznas dan pembukaan oleh pembawa acara Muhammad Hilmi Arif Syauqi. Selanjutnya, sesi utama mentoring disampaikan oleh Siti Azizah Susilawati, S.Si., M.P., Ph.D. selaku Kasubdit Softskill dan Layanan Kemahasiswaan dengan materi mengenai pentingnya membangun kemampuan kolaborasi dan kerja sama dalam berbagai lingkungan.
Dalam penyampaian materi, peserta diajak memahami bahwa kolaborasi merupakan bagian penting dalam mencapai keberhasilan bersama. Islam juga mendorong umatnya untuk bekerja sama dalam kebaikan sebagaimana tercantum dalam QS. Al-Ma’idah ayat 2 dan QS. Ali ‘Imran ayat 103. Perbedaan latar belakang, kemampuan, dan bidang keilmuan menjadi kekuatan yang dapat saling melengkapi, bukan menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan.
Siti Azizah menjelaskan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kemampuan dalam bekerja sama, berkomunikasi, beradaptasi, menyelesaikan konflik, serta membangun kepercayaan. Sebuah tim yang efektif perlu memiliki tujuan yang jelas, komunikasi terbuka, sikap saling percaya, saling menghargai, dan tanggung jawab dari setiap anggota.
Materi juga membahas unsur penting dalam kolaborasi, yaitu trust (kepercayaan), communication (komunikasi), respect (saling menghargai), dan commitment (komitmen). Peserta diarahkan untuk membangun hubungan kerja sama melalui konsistensi, kemampuan mendengar secara aktif, menghargai ide serta pendapat anggota lain, dan memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan tim.

Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kolaborasi lintas disiplin. Mahasiswa dari berbagai program studi dapat bekerja sama sesuai bidang keahlian masing-masing sehingga mampu menghasilkan solusi yang lebih inovatif. Dalam menghadapi perbedaan dan konflik, peserta didorong untuk menghindari sikap menyerang pribadi, memaksakan pendapat, serta lebih mengutamakan musyawarah dan pencarian solusi bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing session awardee BCB oleh Devanny Shafira Auladina, Awardee BCB Angkatan 2025. Dalam sesi tersebut, peserta berbagi pengalaman dan pemahaman mengenai pentingnya teamwork dalam mendukung pengembangan diri maupun aktivitas organisasi.
Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi sebelum acara ditutup pada pukul 14.10 WIB dengan ucapan hamdalah serta foto bersama pengelola BCB UMS. Melalui kegiatan mentoring ini, diharapkan para penerima Beasiswa Cendekia Baznas UMS mampu mengembangkan kemampuan kolaborasi, membangun jejaring positif, serta berkontribusi dalam berbagai bidang akademik maupun sosial.