UMS Gelar Sertifikasi Mentor dan Mentor Bisnis untuk Perkuat Kompetensi Pendamping Kewirausahaan Mahasiswa

Surakarta, 21 Juli 2026 — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Mentor dan Mentor Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan sertifikasi yang berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini menjadi langkah strategis UMS dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendamping mahasiswa, khususnya dalam membimbing dan mengembangkan kelompok mahasiswa yang lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Kegiatan diawali dengan pembacaan basmalah dan dilanjutkan dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Softskill dan Layanan Kemahasiswaan, Siti Azizah Susilawati, M.P., Ph.D. Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi melalui sambutan pimpinan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Khalid Al Ghafari, S.T., M.T., Kepala Subdirektorat Softskill dan Layanan Kemahasiswaan, Siti Azizah Susilawati, M.P., Ph.D., jajaran kepala subdirektorat dan staf DKPTI UMS, serta peserta sertifikasi yang merupakan tenaga kependidikan UMS yang tergabung dalam Inkubator Bisnis dan Talenta Inovasi (IBTI).

Rangkaian sertifikasi dipandu oleh Coach Jacob Win, ACC., S.T., S.Kom., M.Kom. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep coaching, mentoring, serta perbedaan pendekatan tersebut dengan konseling dalam proses pendampingan. Materi ini diberikan untuk membekali peserta agar mampu menjalankan peran sebagai mentor secara tepat, khususnya dalam membantu mahasiswa mengembangkan ide bisnis, meningkatkan kapasitas kewirausahaan, dan mencapai target pengembangan usaha.

Selain memperoleh materi konseptual, peserta juga mengikuti sesi praktik berupa roleplay dan simulasi coaching. Melalui kegiatan tersebut, peserta berlatih menerapkan teknik coaching secara langsung, mulai dari membangun komunikasi dengan mahasiswa, menggali potensi dan permasalahan yang dihadapi, hingga memberikan arahan pengembangan yang sesuai tanpa mengambil alih proses berpikir mahasiswa.

Pelaksanaan sertifikasi ini diharapkan dapat menghasilkan mentor yang kompeten dan profesional dalam mendampingi mahasiswa, terutama kelompok mahasiswa penerima pendanaan P2MW. Dengan adanya peningkatan kapasitas mentor, UMS berkomitmen memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa melalui pendampingan yang terstruktur, efektif, dan berkelanjutan.