Siapkan Strategi Menuju PIMNAS 2026, UMS Gelar Pembekalan PKM Siap PKP2 Bagi Tim Lolos Pendanaan

Surakarta, 18 Juli 2026 – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Siap Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) 2026 secara daring. Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah untuk memperkuat kesiapan teknis, administratif, serta strategi presentasi seluruh tim PKM UMS yang telah berhasil lolos tahap pendanaan agar mampu meraih tiket menuju ajang PIMNAS 2026.


Acara diawali dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Kepala Subdirektorat Talenta Inovasi dan Prestasi, Bapak Ir. Muh. Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi capaian seluruh tim PKM dan dosen pendamping, serta menekankan pentingnya komitmen tinggi, kerja keras, dan kedisiplinan dalam mengeksekusi setiap pilar program demi membawa nama harum UMS di kancah nasional.


Sesi pemaparan materi inti dipandu oleh Bapak Ir. Muh. Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T. selaku moderator dan menghadirkan Direktur DKPTI UMS, Bapak Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., sebagai narasumber utama. Dalam paparan bertajuk “Strategi Menaklukkan PKP2, Meraih Tiket Emas Menuju PIMNAS 2026”, beliau membedah secara mendalam rumus Nilai Akhir (NA) penentu kelulusan, yaitu pembobotan 30% Nilai Proposal (NP), 20% Nilai Laporan Kemajuan (NLK), dan porsi terbesar 50% Nilai Pelaksanaan/PKP2 (NM). Beliau menggarisbawahi bahwa sesi presentasi PKP2 memegang kendali utama, sehingga persiapan eksekusi dan administrasi harus benar-benar bebas dari kesalahan.


Lebih lanjut, dipaparkan Roadmap Pasca-Pendanaan yang mewajibkan setiap tim fokus mengamankan tiga pilar utama: kedisiplinan logbook harian, penyusunan Laporan Kemajuan (LK) yang analitis, serta amplifikasi dampak kegiatan melalui publikasi media sosial dan promosi. Pada aspek teknis presentasi daring, beliau menekankan pentingnya kestabilan jaringan interne, penggunaan pencahayaan dan virtual background standar UMS/PKM, ruang presentasi yang kondusif, serta kewajiban melakukan Dry-Run (simulasi) minimal tiga kali bersama dosen pendamping sebelum hari pelaksanaan.
Melalui pembekalan intensif ini, output nyata yang dihasilkan adalah meningkatnya pemahaman teknis dan kesiapan strategi seluruh tim PKM UMS dalam menghadapi evaluasi PKP2 secara optimal. DKPTI UMS mengusung harapan besar agar seluruh tim pendanaan PKM 2026 dapat mengeksekusi program dengan akurat, melampaui target luaran, serta berhasil mengamankan kuota maksimal untuk melenggang ke gelanggang PIMNAS 2026.